Semua sama

November 10, 2008

Dalam islam tidak mengenal yang namanya sipil dan militer, mereka adalah sama. karena kewajiban memanggul senjata adalah bagi setiap orang baik sipil maupun militer. maka tidak ada dalil dalam pengeboman ada istilah Sipil dan Militer, dan “sipil” asing yang berada di indonesia adalah Agen Yahudi dan Amerika

“Saudara, aku wasiatkan kepada antum dan seluruh umat Islam yang telah mengazzamkan dirinya kepada jihad dan mati syahid untuk terus berjihad dan bertempur melawan setan akbar, Amerika dan Yahudi laknat.

Saudaraku, jagalah selalu amalan wajib dan sunnah harian antum semua. Sebab dengan itulah kita berjihad dan sebab itulah kita mendapat rizki mati syahid. Janganlah anggap remeh amalan sunnah akhi, sebab itulah yang akan menyelamatkan kita semua dari bahaya futur dan malas hati.

Saudaraku, jagalah salat malammu kepada Allah Azza Wajalla. Selalulah isi malam-malammu sujud kepada-Nya dan pasrahkan diri antum semua sepenuhnya kepada kekuasaannya. Ingatlah saudaraku, tiada kemenangan melainkan dari Allah semata.

Kepada antum semua yang telah mengikrarkan dirinya untuk bertempur habis-habisan melawan anjing-anjing kekafiran, ingatlah perang belum usai. Janganlah takut cercaan orang-orang yang suka mencela, sebab Allah di belakang kita. Janganlah kalian bedakan antara sipil kafir dengan tentara kafir, sebab yang ada dalam Islam hanyalah dua, adalah Islam atau kafir.

Saudaraku, jadilah hidup antum penuh dengan pembunuhan terhadap dengan orang-orang kafir. Bukanlah Allah telah memerintahkan kita untuk membunuh mereka semuanya, sebagaimana mereka telah membunuh kita dan saudara kita semuanya. Bercita-citalah menjadi penjagal orang-orang kafir. Didiklah anak cucu antum semua menjadi penjagal dan teroris bagi seluruh orang-orang kafir. Sungguh saudaraku, predikat itu lebih baik bagi kita daripada predikat seorang muslim, tetapi tidak peduli dengan darah saudaranya yang dibantai oleh kafirin laknat. Sungguh gelar teroris itu lebih mulia daripada gelar ulama. Namun mereka justru menjadi penjaga benteng kekafiran.” (IMAM Samudra)

erhabi.wordpress.comDalam kancah dunia jihad, seseorang bila telah syahid, biasanya mengeluarkan ciri khas yang menyertainya. Hal-hal tersebut sangat familiar ada di kancah jihad Afghanistan, Palestina, Iraq dan kancah jihad lainnya. Sebagai pertanda akan kesyahidan dan persaksian akan perjuangan yang telah dilakukan sebelumnya dengan susah payah. Demikian pula yang terjadi dengan Syuhada Imam Samudera.

Pekikan takbir mengiringi datangnya jenasah para syuhada. Bagi pahlawan di medan perang, sambutan itu menggema , dan mengharu biru. Tidak ada sedikitpun perasaan bahwa mereka adalah teroris dan kriminal seperti yang telah digembar-gemborkan oleh aparat kepolisian, pihak yang melakukan pembunuhan keji terhadap Imam Samudera, Amrozi dan Ustad Mukhlaas. Bahkan warga meneriakan dukungan dan akan terus melanjutkan perjuangan mereka.

Di Serang, Banten, warga berebut untuk men-sholatkan jenazah Imam Samudera. Daya tampung masjid yang terbatas membuat sholat jenazah terpaksa dilakukan hingga empat kali. Kondisi tak jauh beda dengan yang terjadi di Lamongan , Jawa Timur. Ribuan jamaah yang ikut dalam prosesi pemakaman syuhada Tenggulun, memaksa sholat jenazah dilakukan lebih dari dua kali.

Tanda Syahid

Bukti-bukti kesyahidan atas tiga syuhada Bali ini terlihat dengan jelas. Di sekitar rumah kediaman Hj. Tariyem, Ibunda Amrozi, burung berwarna hijau berputar-putar di atas rumah.

Inilah Karomah nyata yang diberikan Alloh kepada ketiga syuhada yang bisa disaksikan oleh ribuan masa yang hadir dengan kasat mata.

Awal mula kemunculan burung (burung Karomah) tersebut bersama kedatangan helikopter pembawa syuhada 2 ekor dari arah timur,dan satu ekor dari arah barat.Kemudian mereka bergabung lalu berputar-putar tepat di atas rumah Assyahid Ust Muklas dan Amrozi.

Selain itu bau semerbak yang keluar dari tubuh syuhada Amrozi dan Ustadz Mukhlaas jelas memancar. Khas bau seorang syahid. Bau itulah yang membuat suasana semakin haru. Para pelayat tak kuasa menahan air mata mereka. Menurut kontributor Muslimdaily, Rofiq, wajah para syuhada terlihat sangat bersih dan tampan. Berseri dan terlihat tersenyum, tidak nampak bekas raut wajah yang menahan kesakitan, meski dibunuh dengan cara ditembak.

Usa berpisahnya kawanan burung karomah tersebut 2 ketimur dan 1 kebarat terlihat lafat Alloh dari awan di langit diatas rumah Amrozi.

Tak jauh berbeda keadaan dengan syuhada Imam Samudera. Menurut Khoirul Anwar, kak Imam Samudera, adiknya terlihat sangat bersih. Wajahnya seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan permen. Seperti bayi yang baru saja dimandikan bidan,” tuturnya. “Wajahnya begitu bahagia dan bersih. Bibirnya tampak tersenyum,” imbuhnya.

Tidak hanya disitu saja keanehan yang terjadi. Menurut Lulu Jamaludin, adik Imam Samudera, kakaknya memancarkan bau wangi seperti minyak wangi yang sering dipakainya. Bahkah darah segar terus saja mengalir dari luka bekas tembak. “Memang darah Syuhada tidak kan pernah kering,” ujar Khairul.

Dan Takbir Pun Menjadi Salam Perpisahan

Ribuan pelayat yang berdatangan dari segala penjuru kota, menjadi pertanda atas ketulusan perjuangan mereka. Tujuan dan seruan mereka yang disampaikan melalui wartawan televisi akan keikhlasan dalam memperjuangkan Islam dan kaum Muslimin, terbukti dengan banyaknya orang yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Entah akankah akan ditemui pejuang yang seperti mereka. Namun tabiat sejarah dan peradaban akan terus berulang. Kematian seorang pejuang akan melahirkan ribuan pejuang. Mati satu tumbuh seribu. Akan lahir mujahid yang mewarisi watak, prinsip, dan pendirian mereka meski dalam segi yang berbeda. Kemudian mereka juga akhirnya akan berakhir sama, menghadapi kematian syahid yang lama sudah mereka damba.
Tubuh saling berdesakan dan perhatian terus tertuju kepada jasad para syuhada sebelum masuk liang lahat. Bibir terus bergumam mengucapkan dzikir dan takbir. Allahu Akbar…!! Selamat jalan wahai syuhada, kami akan mewarisi sifatmu yang mulia. Dan takbir pun menjadi salam perpisahan kita di dunia. (muslimdaily.com)

erhabi007.wordpress.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum bisa menentukan apakah wafatnya Amrozi, Imam Samudera, dan Muklas mendapatkan pahala syahid. Namun salah satu Ketua MUI, Cholil Ridwan berpendapat bahwa Amrozi dkk meninggal sebagai syuhada.

“MUI belum bisa memutuskan, perlu ada pembahasan dengan mengundang seluruh ulama untuk membahas itu. Saya bukan atas nama MUI. Saya pribadi berpendapat Insya Allah mereka dapat pahala syahid,” kata Cholil, di Jakarta, Ahad (9/11).

Cholil menjelaskan perihal orang-orang yang mendapatkan pahala syahid. Pertama, seorang perempuan yang mati ketika sedang melahirkan. Kedua, orang yang sedang melaksanakan haji di tanah suci Mekah.

Yang ketiga, lanjut Cholil, orang yang membela diri ketika dirinya dirampok atau dianiaya. Terakhir, pedagang yang melakukan perdagangan dengan jujur.

“Keempat orang itu saja dapat syahid, apalagi Amrozi Cs. Mereka yakin apa yang dilakukan itu benar. Orang-orang yang mati syahid itu meninggal di tempat, tapi Amrozi kan tidak, tapi dia dapat pahala syahid,” tandasnya. (muslimdaily.com)

SELAMAT JALAN

November 10, 2008

SELAMAT JALAN WAHAI KAFILAH SYUHADA’

JANNAH ALLAH TELAH MENANTIMU

BIDADARI TELAH MENUNGGUMU

SEMOGA KAMI YANG DISINI BISA MENYUSULMU KE JANNAH ALLAH TA’ALA

Kepada Kaum Muslimin di seluruh dunia

اشهدوا يأيها المسلمون في العالم…..!

في هذا اليوم ستشاهدون قتل المسلمين (مخلص, امرازي و امام سامودرا- mukhlas, Amrozi, Imam Samudra) في الأرض اكثر سكاّنه في العالم المسملمون, و هذا الأمر لا يدع عند المسلم و يجب على كل مسلم تخليصهم. قال من السلف: المرأة سبيت في المشرق يجب على كل مسلم تخليصها.

ايها المسلمون في العالم…! لا تنسوهم من دعائكم

اللهم انصر إخواننا مخلص, امرازي و امام سامودرا-(mukhlas, Amrozi, Imam Samudra) في اندونيسيا…! اللهم مزَق جمع الكافرين و إخوانهم…! اللهم هدم الكافرين و إخوانهم…!

Saksikanlah wahai kaum muslimin di seluruh dunia….!

Pada hari ini anda akan menyaksikan suatu pembunuhan terhadap kaum muslimin yang bernama : mukhlas, Amrozi, Imam Samudra, di negeri yang paling banyak penduduk muslimnya di dunia. Masalah ini tidak bisa dibiarkan bagi setiap muslim dan wajib bagi setiap muslim untuk membebaskanya…

Salah seorang ‘Alim pernah berkata, “seorang wanita yang ditawan di wilayah bagian timur, maka wajib bagi penduduk muslim di wilayah barat untuk membebaskannya.

Wahai kaum muslimin di seluruh dunia….jangan lupakan mereka dalam doa-doa anda..

Ya Allah tolonglah saudara-saudara kami : Mukhlas, Amrozi, Imam Samudra yang berada di Indonesia…..Ya Allah koyaklah barisan orang-orang kafir…..! Ya Allah hancurkanlah orang-orang kafir dan antek-anteknya….!

Perangi MEDIA….!

November 7, 2008

Perang ini adalah perang global yang mencakup seluruh aspek, Militer, sipil, media dan lain sebagainya. Maka media masa pada hari ini kerpihak kepada orang-orang kafir karena saham terbesar bersumber dari mereka sehingga mereka mengendalikan penuh seluruh acara.

Maka kepada seluruh kaum muslimin untuk tidak percaya dengan berbagai pemberitaan yang selalu menyudutkan islam dan memandag islam bukanlah agama yang tepat. Dan jika perlu mereka-mereka yang memberitakan suatu kejadian yang selalu membuat opini ajaran islam tidak tepat perlu diberi pelajaran. Ingat perang ini adalah perang global. Siapa saja yang memihak musuh maka dia adalah musuh termasuk MEDIA dan KARYAWANnya termasuk WARTAWAN. Baca entri selengkapnya »

Amerika telah nemabuh genderang perang melawan terorisme dunia, ia membagi dunia menjadi 2; bersama Bush (Amerika) atau Teroris.

Dimanakan posisi anda, apabila anda memilih bersama bush yang jelas beragama Yahudi Kabbala maka anda telah KAFIR, dan menjadi musuh Allah dan RasulNya karena telah ikut andil memusuhi Teroris yang secara tampak mata (dhohir) adalah seorang muslim yang ta’at dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “sungguh hilang (hancur) nya bumi lebih ringan di sisi Allah daripada terbunuhnya seorang muslim.” (HR. Nasa’i) Baca entri selengkapnya »

Memilah-milah Tempat Jihad

November 7, 2008

Meletupnya titik-titik jihad, semisal di Chechnya, Afghanistan dan Palestina, bila kita tidak hati-hati dalam mensikapinya, akan membuat hati kita lebih condong ke salah satunya. Seperti menganggap jihad di Chechnya lebih baik daripada di Afghan dan Palestina, dengan alasan media publikasi Mujahidin Chechnya lebih baik. Atau menganggap jihad di Afghan lebih hebat daripada di Palestina. Atau di Palestina lebih afdhal, karena ada motivasi membela al-Aqsha. Baca entri selengkapnya »

Sebagian kaum muslimin yang rindu tegaknya syari`at Islamiyah memandang kedudukan Khilafah Islamiyah (sentral kekuasaan Islam sedunia) sebagai tuntunan mutlak, dan menganggapnya sebuah satu-satunya solusi atas pelbagai problem ummat ini. Mereka menganggap titik tolak (starting point) seluruh kegiatan ummat ini adalah Khilafah tersebut. “Khilafah dulu.. baru yang lain”, prinsipnya. Ini kemudian berkembang kepada prinsip lain, “Khilafah dulu.. baru kemudian berjihad”. Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.